Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil
Pesankata.com, Jakarta – Tragedi melanda dunia olahraga setelah Diogo Jota, pemain bintang Liverpool dan Timnas Portugal, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil bersama adiknya, André Silva, di Zamora, Spanyol, Kamis (3/7/2025). Mobil yang mereka kendarai mengalami pecah ban, keluar jalur, dan terbakar hebat.
Keduanya tengah melakukan perjalanan darat dari Porto ke Santander, hendak menuju Inggris melalui kapal feri. Jota memilih jalur darat karena belum pulih sepenuhnya dari operasi paru-paru yang dijalaninya sebelumnya. Kecelakaan terjadi di jalan tol A-52 pada malam hari, dan upaya penyelamatan tidak berhasil karena api cepat melahap kendaraan.
Liverpool FC mengumumkan duka mendalam dan menyebut kehilangan Jota sebagai peristiwa memilukan. Klub memutuskan menunda agenda pramusim dan memensiunkan jersey nomor 20 miliknya. Ungkapan belasungkawa juga datang dari mantan pelatih Jürgen Klopp, yang menyebut Jota sebagai pribadi yang hangat dan pemain luar biasa.
Dukacita menyebar luas. Cristiano Ronaldo dan skuad Portugal menyatakan kesedihan atas kepergian sang rekan. FIFA dan penggemar sepak bola memberikan penghormatan lewat momen hening sebelum pertandingan UEFA, serta altar bunga dan jersey di luar stadion Anfield.
Dalam karier profesionalnya, Jota dikenal sebagai penyerang tajam. Ia membantu Liverpool meraih gelar Premier League, FA Cup, dan EFL Cup musim lalu. Kontribusinya juga terasa di Timnas Portugal, dengan raihan dua trofi UEFA Nations League, termasuk edisi 2025.
Virgil van Dijk, rekan setimnya, menuliskan pesan menyentuh di media sosial. “Ini sungguh menyakitkan. Kamu akan selalu menjadi bagian dari kami.” Penghormatan juga dilakukan oleh atlet Wimbledon yang mengenakan pita hitam.
Prosesi pemakaman berlangsung di Gondomar, Portugal, dihadiri keluarga, kolega, dan perwakilan klub. Suasana haru mewarnai kepergian pemain yang dikenal dengan semangat juang dan dedikasi tinggi tersebut.
Meskipun kepergiannya begitu mendadak, nama Diogo Jota akan terus dikenang. Ia bukan hanya ikon sepak bola, tapi juga simbol kerja keras dan semangat yang menginspirasi banyak orang di dalam dan luar lapangan.





