Pesankata.com, Jakarta – Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, memastikan perempuan yang mendorong petugas keamanan Stasiun Gang Sentiong hingga hampir tertabrak KRL adalah orang dengan gangguan jiwa. Ia menyebut pemeriksaan singkat yang dilakukan penyidik tidak menghasilkan percakapan yang jelas karena pelaku tidak mampu menjawab pertanyaan petugas. Polisi kemudian menyerahkannya ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

Informasi ini muncul setelah video insiden tersebut viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan petugas keamanan terkejut ketika didorong ke arah jalur kereta yang sedang melintas. Petugas langsung menjauh untuk mengamankan diri. Penumpang perempuan itu tampak tertawa setelah insiden itu, sesuatu yang semakin memperkuat dugaan bahwa kondisinya tidak stabil.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan kejadian terjadi pada Sabtu siang di Stasiun Gang Sentiong, Jakarta Pusat. Ia menilai tindakan petugas sudah tepat karena penumpang itu langsung diamankan ke kantor polisi guna menghindari insiden serupa terhadap petugas dan penumpang lainnya. Ia menambahkan bahwa prosedur pengamanan di area peron selama ini selalu mengedepankan aspek keselamatan.

Kronologi awal menunjukkan insiden terjadi ketika Commuter Line Nomor 6021 relasi Bekasi Kampung Bandan tiba di peron 2. Tanpa sebab jelas, perempuan tersebut mendorong petugas PKD tepat ke arah kereta yang sedang masuk stasiun. Situasi itu sempat membuat warga yang melihat kejadian ikut panik, terlebih jarak antara petugas dan kereta sangat dekat.

Saiful menyebut bahwa komunikasi dengan pelaku hampir tidak memungkinkan. Ini menjadi pertimbangan utama ketika polisi memutuskan untuk tidak melakukan proses hukum lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa penanganan ODGJ berada dalam kewenangan Dinas Sosial, sehingga langkah itu dipilih sebagai solusi paling tepat.

Fenomena gangguan kejiwaan di ruang publik terus menjadi perhatian pemerintah. Data Kementerian Sosial menunjukkan penanganan ODGJ yang berkeliaran di ruang publik meningkat dalam dua tahun terakhir. Sejumlah kasus melibatkan tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, sehingga instansi transportasi memperketat pengawasan di area rawan.

KAI Commuter menilai edukasi kepada pengguna KRL perlu diperkuat, terutama terkait area peron yang memiliki tingkat risiko tinggi. Karina menyebut petugas di lapangan sudah dibekali SOP keselamatan yang diperbarui secara berkala. Ia meminta masyarakat melapor jika melihat perilaku yang mengganggu keamanan operasional kereta.

Insiden di Gang Sentiong menjadi pengingat bahwa pengawasan di stasiun tidak hanya bergantung pada petugas. Keterlibatan penumpang yang sigap melapor dapat mencegah kejadian berbahaya. Polisi memastikan pengamanan di wilayah Johar Baru tetap dilakukan secara intensif untuk menghindari insiden serupa di kemudian hari.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan